About Me

My photo
It's real me...Nothing else to be question marked, Me just simple as you tought. "Everything is possible if there is love and patience"

Wednesday, June 8, 2011

Cinta


Cinta...
Buat semua orang terbuai
Buat semua orang terlena
Dan buat semua orang tak sadarkan diri

Cinta...
Selalu hadir bagi siapa saja
Tidak kepada ku saja, tapi semua
Semua pun dapat merasakan nya

Dan saatnya ku bertanya
Tentang semua ini
Tentang sebuah kata cinta
Yang selalu hadir di jiwa ku ini

Dapatkah ada jawab itu?
Apa cinta selalu datang kala ku merindu?
Dan selalu pergi saat ku lupakan itu

Cinta...
Dengan cinta datang kedamaian dunia
Dengan cinta ku jalani hidup dengan nya
Dengan cinta pula ku hiasi hari penuh warna

Kasihku
Dengan cinta mu
Kau hembuskan nafas cinta
Yang t'lah lama sirna

Janjikan sebuah makna tuk selamanya
Ingin ku kau suarakan sang jujur
Adakah engkau cintai Aku sepenuh hati?

@mahendraunited (written on 14 August 2003)

Monday, June 6, 2011

3 Pintu Kebijaksanaan

Seorang Raja, mempunyai anak tunggal yang pemberani, trampil dan pintar. Untuk menyempurnakan pengetahuannya, ia mengirimnya kepada seorang pertapa bijaksana. “Berikanlah pencerahan padaku tentang Jalan Hidupku” Sang Pangeran meminta. “Kata-kataku akan memudar laksana jejak kakimu di atas pasir”, ujar Pertapa. “Saya akan berikan petunjuk padamu, di Jalan Hidupmu engkau akan menemui 3 pintu.

Bacalah kata-kata yang tertulis di setiap pintu dan ikuti kata hatimu. Sekarang pergilah sang Pertapa menghilang dan Pangeran melanjutkan perjalanannya. Segera ia menemukan sebuah pintu besar yang di atasnya tertulis kata “UBAHLAH DUNIA”

“Ini memang yang kuinginkan” pikir sang Pangeran. “Karena di dunia ini ada hal-hal yang aku sukai dan ada pula hal-hal yang tak kusukai. Aku akan mengubahnya agar sesuai keinginanku”

Maka mulailah ia memulai pertarungannya yang pertama, yaitu mengubah dunia. Ambisi, cita-cita dan kekuatannya membantunya dalam usaha menaklukkan dunia agar sesuai hasratnya. Ia mendapatkan banyak kesenangan dalam usahanya tetapi hatinya tidak merasa damai. Walau sebagian berhasil diubahnya tetapi sebagian lainnya menentangnya.

Tahun demi tahun berlalu. Suatu hari, ia bertemu sang Pertapa kembali. “Apa yang engkau pelajari dari Jalanmu ?” Tanya sang Pertapa “Aku belajar bagaimana membedakan apa yang dapat kulakukan dengan kekuatanku dan apa yang di luar kemampuanku, apa yang tergantung padaku dan apa yang tidak tergantung padaku” jawab Pangeran “Bagus! Gunakan kekuatanmu sesuai kemampuanmu. Lupakan apa yang diluar kekuatanmu, apa yang engkau tak sanggup mengubahnya” dan sang Pertapa menghilang.

Tak lama kemudian, sang Pangeran tiba di Pintu kedua yang bertuliskan “UBAHLAH SESAMAMU” “Ini memang keinginanku” pikirnya. “Orang-orang di sekitarku adalah sumber kesenangan, kebahagiaan, tetapi mereka juga yang mendatangkan derita, kepahitan dan frustrasi” Dan kemudian ia mencoba mengubah semua orang yang tak disukainya. Ia mencoba mengubah karakter mereka dan menghilangkan kelemahan mereka. Ini menjadi pertarungannya yang kedua.

Tahun-tahun berlalu, kembali ia bertemu sang Pertapa. “Apa yang engkau pelajari kali ini?” “Saya belajar, bahwa mereka bukanlah sumber dari kegembiraan atau kedukaanku, keberhasilan atau kegagalanku. Mereka hanya memberikan kesempatan agar hal-hal tersebut dapat muncul. Sebenarnya di dalam dirikulah segala hal tersebut berakar”

“Engkau benar” Kata sang Pertapa. “Apa yang mereka bangkitkan dari dirimu, sebenarnya mereka mengenalkan engkau pada dirimu sendiri. Bersyukurlah pada mereka yang telah membuatmu senang & bahagia dan bersyukur pula pada mereka yang menyebabkan derita dan frustrasi. Karena melalui mereka lah, Kehidupan mengajarkanmu apa yang perlu engkau kuasai dan jalan apa yang harus kau tempuh”

Kembali sang Pertapa menghilang. Kini Pangeran sampai ke pintu ketiga “UBAHLAH DIRIMU”
“Jika memang diriku sendiri lah sumber dari segala problemku, memang disanalah aku harus mengubahnya”. Ia berkata pada dirinya sendiri. Dan ia memulai pertarungannya yang ketiga. Ia mencoba mengubah karakternya sendiri, melawan ketidak sempurnaannya, menghilangkan kelemahannya, mengubah segala hal yang tak ia sukai dari dirinya, yang tak sesuai dengan gambaran ideal.

Setelah beberapa tahun berusaha, dimana sebagian ia berhasil dan sebagian lagi gagal dan ada hambatan, Pangeran bertemu sang Pertapa kembali.
“Kini apa yang engkau pelajari ?”
“Aku belajar bahwa ada hal-hal di dalam diriku yang bisa ditingkatkan dan ada yang tidak bisa saya ubah”
“Itu bagus” ujar sang pertapa. “Ya” lanjut Pangeran, “tapi saya mulai lelah untuk bertarung melawan dunia, melawan setiap orang dan melawan diri sendiri. Tidakkah ada akhir dari semua ini ? Kapan saya bisa tenang ? Saya ingin berhenti bertarung, ingin menyerah, ingin meninggalkan semua ini !”

“Itu adalah pelajaranmu berikutnya” ujar Pertapa. Tapi sebelum itu, balikkan punggungmu dan lihatlah Jalan yang telah engkau tempuh”. Dan ia pun menghilang. Ketika melihat ke belakang, ia memandang Pintu Ketiga dari kejauhan dan melihat adanya tulisan di bagian belakangnya yang berbunyi “TERIMALAH DIRIMU”.

Pangeran terkejut karena tidak melihat tulisan ini ketika melalui pintu tersebut.
“Ketika seorang mulai bertarung, maka ia mulai menjadi buta” katanya pada dirinya sendiri. Ia juga melihat, bertebaran di atas tanah, semua yang ia campakkan, kekurangannya, bayangannya, ketakutannya. Ia mulai menyadari bagaimana mengenali mereka, menerimanya dan mencintainya apa adanya. Ia belajar mencintai dirinya sendiri dan tidak lagi membandingkan dirinya dengan orang lain, tanpa mengadili, tanpa mencerca dirinya sendiri.

Ia bertemu sang Pertapa, dan berkata “Aku belajar, bahwa membenci dan menolak sebagian dari diriku sendiri sama saja dengan mengutuk untuk tidak pernah berdamai dengan diri sendiri. Aku belajar untuk menerima diriku seutuhnya, secara total dan tanpa syarat.”

“Bagus, itu adalah Pintu Pertama Kebijaksanaan” , ujar Pertapa. “Sekarang engkau boleh kembali ke Pintu Kedua” Segera ia mencapai Pintu Kedua, yang tertulis di sisi belakangnya “TERIMALAH SESAMAMU”

Ia bisa melihat orang-orang di sekitarnya, mereka yang ia suka dan cintai, serta mereka yang ia benci. Mereka yang mendukungnya, juga mereka yang melawannya. Tetapi yang mengherankannya, ia tidak lagi bisa melihat ketidaksempurnaan mereka, kekurangan mereka. Apa yang sebelumnya membuat ia malu dan berusaha mengubahnya.

Ia bertemu sang Pertapa kembali, “Aku belajar” ujarnya “Bahwa dengan berdamai dengan diriku, aku tak punya sesuatupun untuk dipersalahkan pada orang lain, tak sesuatupun yg perlu ditakutkan dari merela. Aku belajar untuk menerima dan mencintai mereka, apa adanya.

“Itu adalah Pintu Kedua Kebijaksanaan” ujar sang Pertapa,
“Sekarang pergilah ke Pintu Pertama”
Dan di belakang Pintu Pertama, ia melihat tulisan “TERIMALAH DUNIA” “Sungguh aneh” ujarnya pada dirinya sendiri “Mengapa saya tidak melihatnya sebelumnya”. Ia melihat sekitarnya dan mengenali dunia yang sebelumnya berusaha ia taklukan dan ia ubah.

Sekarang ia terpesona dengan betapa cerah dan indahnya dunia. Dengan kesempurnaannya. Tetapi, ini adalah dunia yang sama, apakah memang dunia yang berubah atau cara pandangnya?

Kembali ia bertemu dengan sang Pertapa : “Apa yang engkau pelajari sekarang ?”
“Aku belajar bahwa dunia sebenarnya adalah cermin dari jiwaku. Bahwa Jiwaku tidak melihat dunia melainkan melihat dirinya sendiri di dalam dunia. Ketika jiwaku senang, maka dunia pun menjadi tempat yang menyenangkan. Ketika jiwaku muram, maka dunia pun kelihatannya muram.

Dunia sendiri tidaklah menyenangkan atau muram. Ia ADA, itu saja.
Bukanlah dunia yang membuatku terganggu, melainkan ide yang aku lihat mengenainya. Aku belajar untuk menerimanya tanpa menghakimi, menerima seutuhnya, tanpa syarat.

“Itu Pintu Ketiga Kebijaksanaan” ujar sang Pertapa. “Sekarang engkau berdamai dengan dirimu, sesamamu dan dunia” Sang pertapa pun menghilang. Sang pangeran merasakan aliran yang menyejukkan dari kedamaian, ketentraman, yang berlimpah merasuki dirinya. Ia merasa hening dan damai.

Mimpi dan Harap Mu

Wahai kasihku
Engkau pemilik impian itu
Engkau pula ada harapan itu
Gapai lah semua itu

Kutuntun engkau menuju
Kubimbing tuk itu
Kusanding engkau raih itu
Kugandeng engkau hadapi itu

Namun maaf ku padamu
Ku jadi penghalang mu
Ku jadi tembok mu
Ku jadi berat mu
Ku jadi sandung mu

Lari lah sekuat mu
Terbahg lah setinggi mu
Gempur lah tembok mu
Lompat lah ke tuju mu

Tinggalkan aku
Tataplah depan mu
Toreh lah garis mu
Tanpa ada sang lalu

Ijin ku padamu
Tuk mu dan impi mu
Juga harapan mu
Meski ku tak dengan mu

@Mahendraunited

10 Bagian Tubuh yang Mudah Terangsang

Payudara, bokong, dan vagina adalah bagian tubuh wanita yang paling sering dieksplorasi oleh pria. Ujung syaraf terbanyak memang berada di bagian ini. Tetapi, di luar bagian ini, boleh dibilang wanita ternyata memiliki sensor kenikmatan di seluruh bagian tubuh.


Agar ML Anda selalu bergairah, ada baiknya Anda juga merangsang bagian tubuhnya yang cenderung sering terabaikan. Dengan melakukan sentuhan pada bagian ini saat ML, reaksi gairah dan birahi wanita akan terus bergelora.
Menurut David Strovny, seksolog dan konsultan seks di AskMen.Com, ada beberapa bagian tubuh wanita yang sebenarnya kerap diabaikan, tapi justru di bagian itu, ketika disentuh wanita mengalami fantasi seks yang luar biasa. Bagian-bagian tubuh itu adalah:

1. Rambut
Jangan salah artikan jika wanita suka ke salon karena ingin tampil cantik. Proses mencuci, memotong, pewarnaan dan penataan rambut bisa menjadi pelepas stres bagi wanita. Dengan membelai-belai rambutnya merupakan cara yang tepat untuk memberikan rangsangan ke bagian tulang belakangnya. Lakukan pijatan memutar dengan jari Anda dari keningnya sampai bagian tengkuknya, maka dia akan takluk dalam tangan Anda.

2. Bagian Belakang Leher
Khusus di area ini berikan beberapa kecupan lembut. Di Jepang, bagian belakang leher dari wanita selalu menjadi menarik bagi pria karena merupakan salah satu bagian kecil tubuh yang tidak tertutup pakaian. Sekarang, bagian ini sering kali diabaikan. Jangan pernah menyepelekan kekuatan dari sentuhan dan ciuman lembut di bagian pangkal rambut sampai bahunya.

3. Tulang selangka
Tulang selangka yang berada antara tulang bahu dan bagian dada ini, bisa nampak begitu seksi pada wanita. Kenapa tidak menunjukkan kekaguman Anda pada bagian ini dengan menyentuh dan menciumnya? Perhatikan baik-baik bagian ini ketika dia masih sedang berpakaian lengkap. Bukalah beberapa kancing atas bajunya sudah cukup untuk menampakkan tulang selangkanya, dan jangan lebih dari itu. Anda selalu bisa kembali ke bagian ini saat baju-baju sudah menghilang, sekaligus untuk mengingatkannya kalau semua aksi dimulai dari bagian ini.

4. Bagian Kecil Punggungnya
Ketika Anda berdua sedang sendirian, dengan mencium dan menjilat tulang belakang dan kemudian diakhiri dengan ciuman pada bagian kecil punggungnya akan membuat jantungnya berdegup kencang.

5. Belakang Lutut
Bagian ini adalah salah satu yang tidak dipikirkan oleh pria ketika sedang merangsang istrinya. Tetapi faktanya bagian ini cukup sensitif. Usap dengan lembut bagian belakang lututnya di bawah roknya akan membuatnya segera siap untuk menyambut aksi-aksi selanjutnya.

6. Telapak Tangan
Orang sering menggunakan tangan mereka sebagai alat untuk menyenangkan pasangannya, tetapi jarang menyadari potensi kenikmatan jika merangsang bagian tangan itu sendiri. Dengan menjelajahi telapak tangannya dengan jari Anda akan memberikan padanya getaran yang menyenangkan dan membuat Anda terlihat sensitif dan penuh perhatian.

7. Cuping Telinga
Menyentuh, mencium bahkan menggigit dengan gigitan lembut pada bagian cuping telinga istri Anda akan menjadi kenikmatan tersendiri baginya. Cuping yang begitu lembut ini sangatlah sensitif dan kebanyakan wanita menikmatinya ketika ada bibir pria yang merangsangnya di bagian ini.
Anda bisa merangsang titik lainnya di bagian luar telinganya yang lain, tetapi jangan sampai menyumbat lubang telinganya dengan lidah Anda.

8. Kaki
Pijatan pada kaki bisa menimbulkan sensasi tersendiri. Tidak banyak cara yang lebih baik untuk membuatnya rileks. Lakukan itu dengan benar dan gunakan minyak untuk memijat. Jangan lupa perhatikan juga bagian jari, pergelangan serta sisi samping kakinya.
Beberapa wanita menyukai jari kakinya diciumi oleh pasangannya, tetapi ada juga yang menganggap itu menjijikkan. Jadi bertanyalah lebih dulu padanya, sebelum memasukkan bagian itu ke dalam mulut Anda.

9. Bagian dalam Paha
Dengan menyentuh bagian dalam pahanya tanpa melibatkan bagian sekitar Mrs V akan menjadi rangsangan yang sempurna baginya. Gunakan tangan dan mulut Anda untuk membelai dan mencium bagian dalam pahanya. Sesekali dekati bagian utamanya kenikmatannya itu, tetapi jangan lupa untuk segera menjauh.

10. Bagian Panggul
Yang terpenting tetap tahan untuk langsung menuju Mrs V ketika Anda sudah sangat dekat. Seperti merangsang bagian dalam pahanya, dengan menciumi sekitar panggulnya akan merangsangnya dan membuatnya akan meminta kembali. Perpanjang sensasinya dengan sewaktu-waktu mengalihkan fokus ke bagian tubuh lainnya.


link source: (http://hot-newsonline.blogspot.com/2010/12/10-bagian-tubuh-yang-mudah-terangsang.html)

Tuesday, May 31, 2011

Hangat Dalam Beku

Iceberg

Beku Es begitu dingin di tangan
Beku Hati buat sekitar jadi dingin di perilaku

Adakah beku itu cair
Adakah dingin itu jadi hangat

Rasa beku juga dingin hadir dari dirimu
Rasa hangat jauh terasa

Kekakuan mu begitu terasa hebatnya
Kebekuan mu begitu kokoh hingga tak mampu mencair
Keras mu tak mampu di hancurkan dengan mudah nya

Namun ku yakin akan ada hangat
meski tertutupi oleh beku itu
meski dingin kuasai hangat
Ku yakin hangat itu ada

Itukah yang engkau inginkan
Itukah yang engkau mau

Dingin beku nya es
Bekukan juga dinginkan hati mu
Dinginkan laku mu
Beku kan segala hangat

Berilah sedikit hangat
Berilah sedikit senyum
Berilah sedikit sapa
Berilah sedikit canda

Meski hanya sedikit
ku yakin hangat itu ada
ku yakin hangat itu cairkan beku
ku yakin hangat itu lemahkan dingin

Hangat dalam beku
Hangat dalam dingin
Rasakan lah hangat itu

@Mahendraunited

~ Nice to Know you Dear ~

Every seconds
Sounds like Tik tok..tik tok...

Every minutes
Needle moving slowly

Every hours
It's hard to wait

Met with you were great things
Knowing you were incredible
Closed with you were impossible
Loving you were finest time

You are a beauty makes me out of my mind
You are a person makes me aware
You are a creature makes me can't sleep
You are a light makes me keep forward

Without you time goes slowly
Without you track goes hardly
Without you light are nowhere
Without you finish line can't be touched

Wish you were here
Wish you stand by my side
Wish you were belong to me
Wish you were my dime

Times move so fast when we are one
Track goes smoothly when we belong together
Lights are everywhere when we feel the love
The lines touched when we hold our hands

Loving you in every seconds
Thinking of you in every minutes
Missing you in every hours
It's a time I ever had to know you in my life

~ Love U dear ~

@Mahendraunited

Wednesday, May 18, 2011

Makna Suci dan Keagungan dari MAHA MANTRA HARE KRISHNA



Hare Krishna Hare Krishna
Krishna Krishna Hare Hare
Hare Rama Hare Rama
Rama Rama Hare Hare


Mungkin sebagian dari kita pernah mendengar tentang mantra Hare Krishna, tetapi apa yang membuat mantra ini begitu spesial ? Mengapa kita berusaha meluangkan waktu untuk dapat mengucapkannya ? Dan apa keuntungannya bagi kita semua ?

HAL YANG BAIK DI ZAMAN YANG BURUK

Zaman Kali yang sedang berlangsung saat ini sama sekali tidak cocok untuk keinsafan spiritual seperti saat Satya-yuga, Treta-yuga maupun Dvapara-yuga, yaitu zaman emas, zaman perak dan zaman tembaga. Orang yang hidup pada Satya-yuga dengan usia harapan hidup mencapai 100.000 tahun mampu menjalankan meditasi dalam waktu lama untuk keinsafan spiritualnya. Selama Treta-yuga, ketika usia harapan hidup manusia mencapai 10.000 tahun, keinsafan spiritual bisa dicapai melalui penyelenggaraan korban suci besar. Pada saat Dvapara-yuga, ketika usia harapan hidup adalah 1.000 tahun, keinsafan spiritual dicapai dengan cara pemujaan Tuhan. Tetapi pada Kali-yuga, ketika usia harapan hidup paling lama hanya 100 tahun dan itu pun ditambah dengan berbagai kesulitan, proses keinsafan spiritual yang dianjurkan adalah mendengar dan memuji nama suci, kemasyhuran dan kegiatan Tuhan.
Pada zaman Kali, seluruh atmosfer dipenuhi oleh ketidak- berimanan. Orang tidak lagi tertarik kepada nilai-nilai rohani. Kini kepuasan indera merupakan standar peradaban, tetapi Srimad Bhagavatam menjelaskan satu sifat baik di zaman yang buruk ini;

kaler dosa-nidhe rajann

asti hy eko mahan gunah

kirtanad eva krsnasya

mukta-sangah param vrajet


“Wahai rajaku, meskipun Kali-yuga adalah lautan dosa, masih ada satu sifat baik di zaman ini, yaitu: Hanya dengan mengucapkan nama suci Krishna, seseorang dapat bebas dari ikatan material dan naik ke kerajaan rohani.” (Bhag.12.3.51).

MAHA MANTRA HARE KRISHNA

Di dalam kesusastraan Veda ada dua mantra yang secara khusus direkomendasikan.  Yang pertama adalah omkara atau mantra om, dan yang satu lagi adalah Hare Krishna Hare Krishna Krishna Krishna Hare Hare Hare Rama Hare Rama Rama Rama Hare Hare atau maha mantra. Dijelaskan bahwa dua mantra ini dapat membebaskan seseorang menuju alam rohani di luar keberadaan material. Omkara (pranava) dianggap sebagai inkarnasi Kepribadian Tuhan dalam bentuk suara dan itu tidak berbeda dengan Tuhan Sendiri.
Biasanya siapapun yang mengucapkan mantra-mantra Veda akan mengucapkan om, karena om disertakan sebagai bija atau biji mantra pada awal sebagian besar mantra. Tetapi jika seseorang tidak diinisiasi dalam sistem kebrahmanaan, dia akan kesulitan untuk memahami kedalaman arti dari omkara dan tidak akan mendapat manfaat dari pengucapannya. Untuk itulah tidak dianjurkan bagi masyarakat luas untuk mengucapkan omkara di jaman Kali-yuga dengan harapan mendapat kesempurnaan rohani, karena mereka biasanya tidak berkualifikasi atau tidak mampu mengucapkannya dengan maksud yang benar.
Mantra yang dianjurkan untuk diucapkan di jaman ini yang mudah dan langsung terhubung dengan Tuhan karena terdapat nama suci Tuhan adalah maha-mantra, Hare Krishna Hare Krishna Krishna Krishna Hare Hare Hare Rama Hare Rama Rama Rama Hare Hare.

Perkumpulan kesadaran Krishna (ISKCON) yang didirikan oleh HDG Sri Srimad AC Bhaktivedanta Swami Prabhupada, menyebarkan keterangan mulia kepada segenap masyarakat manusia; yaitu, hanya dengan mengucapkan mantra Hare Krishna orang dapat menjadi sempurna dalam hidup ini dan pulang, kembali kepada Tuhan Yang Maha Esa, Sri Krishna.

Maha mantra Hare Krishna bukanlah milik suatu kelompok spiritual tertentu, maha mantra ini disebutkan di dalam kesusastraan Veda (Kalisantarana Upanisad) sebagai berikut :


Hari om. Dvaparante narado brahma-namjagama katham bhagavan gam paryatankalim samtareyam iti. Sa ovaca brahma sadhu prsto’smi sarva-sruti-rahasyam gopyam taccrhnuyena kali-samsaramtarisyasi. Bhagavata adipurusasya narayanasya namoccarana-matrena nirdhuta kalir-bhavati. Naradah punah papraccha tannama kim iti. Sahovaca hiranyagarbhah, hare krsna hare krsna krsna krsna hare hare hare rama hare rama rama rama hare hare. Iti sodasakam namnam kali-kalmasanasanam. Natah parataropayah sarva vedesu drstaye.

“ Hari om. Pada jaman Dvapara yuga, maharsi Narada datang menghadap dewa Brahma dan bertanya, “wahai Bhagavan, guruku yang mulia, dengan berkeliling dunia ini, bagaimana caranya agar hamba mampu melepaskan diri dari pengaruh buruk jaman Kali yuga? ”Dewa Brahma kemudian menjawab“ Pertanyaanmu adalah pertanyaan yang sangat baik sekali,seluruh isi dari Sruti sastra (Rg Veda, Yajur Veda, Sama Veda, Atharva Veda, dan lain-lain) tersimpan secara rahasia dan rohani, maka dengarkanlah ini dengan baik, dengan mana engkau akan dapat menyeberangi lautan kesengsaraan pada jaman Kali yuga berupa kelahiran dan kematian berulang kali. Hanya dengan mengucapkan nama-nama suci Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Narayana, engkau akan dapat menghancurkan pengaruh buruk jaman Kali” Maharsi Narada kembali bertanya sebagai berikut : “Nama suci manakah yang anda maksudkan itu ?” Selanjutnya dewa Brahma menjawab : Hare Krishna Hare Krishna Krishna Krishna Hare Hare Hare Rama Hare Rama Rama Rama Hare Hare. Keenambelas nama suci Tuhan Yang Maha Esa ini dapat menghancurkan pengaruh buruk jaman Kali. Sama sekali tidak ada cara lain yang lebih ampuh dalam kesusastraan Veda selain mantra ini.”

ARTI DARI NAMA “KRISHNA”

Nama Krishna berarti maha menarik, berdasarkan etimologi kata ‘Krs’ berarti bentuk Tuhan Yang Maha Menarik, ‘na’ berarti kenikmatan rohani. Jika kata kerja ‘Krs’ ditambahkan imbuhan ‘na’ menjadi Krsna (dibaca: Krishna) yang mengindikasikan Kebenaran Mutlak. 

jika kita menganalisa dari kitab nirukti, berdasarkan akar katanya ‘Krsna’ berarti Dia yang menghentikan kelahiran dan kematian yang berulang-ulang. Nama Krishna yang berarti maha menarik hanya dapat diberikan kepada Tuhan. Ini bukan berarti Tuhan Maha Menarik hanya untuk agama Hindu saja, atau Tuhan Maha Menarik untuk agama Islam atau Kristen. Tidak, jika Tuhan untuk semua, maka  Tuhan Maha Menarik untuk semua juga. Tuhan tidak memiliki nama, tetapi berdasarkan sifatNya kita yang memberiNya nama, Jika seseorang sangat rupawan kita memanggilnya tampan, jika seseorang sangat pandai kita memanggilnya bijaksana, jadi nama diberikan berdasarkan sifat seseorang. Karena Tuhan adalah Yang Maha Menarik, maka nama Krishna hanya dapat diberikan kepadaNya saja.

Kata ‘Rama’ berarti kebahagiaan rohani. Kata ‘Hare’ berasal dari kata ‘Hara’ menunjukan energi Tuhan, berubah vokatipnya menjadi ’Hare’ yang berarti energi kebahagiaan tertinggi Tuhan, yang membantu kita mencapaiNya.

Pencerahan rohani dapat dimungkinkan  atas karunia energi rohani Tuhan. Pengucapan mantra Hare Krishna pertama-tama ditujukan kepada energi rohani Tuhan, Hare. Energi rohani itu bekerja ketika makhluk hidup berserah diri sepenuhnya dan menerima posisinya sebagai pelayan kekal Tuhan. Jika seseorang menempatkan dirinya pada apa yang diinginkan Tuhan, maka itu disebut sevonmukha. Pada saat itu energi rohani secara bertahap mengungkapkan Tuhan padanya. 

Hara juga berarti energi dalam Krishna atau Srimati Radharani. Ketika kita mengucapkan maha mantra sebenarnya kita menunjukan Tuhan dan energiNya Hara. Hara adalah energi dalam Krishna yaitu Srimati Radharani. Untuk itulah para Vaisnava memuja Radha-Krishna.

KEKUATAN NAMA KRISHNA

Tidak ada perbedaan antara nama, bentuk, sifat, dan kegiatan Krishna. Jika kita mengatakan ‘Krishna’ itu artinya kita berhubungan langsung dengan Tuhan Sendiri. Harus diingat bahwa nama, bentuk, sifat, dan kegiatan Krishna bukan suatu yang berasal dari unsur material. Brahma Samhita 5.1, menyebutkan Sac-cid-ananda vigraha. Vigraha berarti bentuk, Tuhan memiliki bentuk. Seperti apa bentuknya ? Sac-cid-ananda, berasal dari unsur-unsur rohani. Di sini unsur-unsur badan yang saya miliki yang anda miliki, berasal dari unsur material yaitu, tanah, air, api, udara, ether, pikiran, kecerdasan, dan ego.    
Tetapi unsur-unsur badan Krishna adalah sac-cid-ananda, sac berarti kekekalan, cid berarti pengetahuan, dan ananda berarti kebahagiaan. Jadi Tuhan memiliki bentuk yang rohani sepenuhnya.

Nama-nama Tuhan memiliki kekuatannya sendiri, seribu nama Visnu setara dengan satu nama Rama, dan tiga nama Rama setara dengan satu nama Krishna. Di dalam Padma Purana, Uttara Khanda dewa Siva menjelaskan kepada istrinya Durga, “Saya mengucapkan nama suci Rama, Rama, Rama, dengan demikian saya menikmati keindahan suara ini. Nama suci Ramachandra ini setara dengan seribu nama-nama Visnu.” 
Di dalam Brahmanda Purana, Laghu - Bhagavatamrta (1.354), oleh Rupa Goswami, “untuk setiap tiga kali seseorang mengucapkan nama suci Rama, ia dapat memperoleh hasil yang sama hanya dengan mengucapkan sekali nama Krishna.” 

Di jaman ini tidak ada gunanya melakukan meditasi, korban suci, pemujaan di tempat sembahyang, hanya dengan mengucapkan nama suci Krishna, Hare Krishna Hare Krishna Krishna Krishna Hare Hare Hare Rama Hare Rama Rama Rama Hare Hare, seseorang dapat menjadi sempurna dalam keinsafan diri. (Visnu Purana 6.2.17).

apannah samsrtim ghoram

yan-nama vivaso grnam

tatah sadyo vimucyate

yad bibheti svayam bhayam


“Makhluk hidup yang terjerat dalam jaring kelahiran dan kematian yang rumit langsung dapat dibebaskan bahkan hanya dengan mengucapkan nama suci Krishna secara tidak sadar sekalipun, yang mana kepribadian rasa takut pun takut pada nama suci Krishna.” (Srimad Bhagavatam 1.1.14)
Jadi jangan ragu lagi, ucapkanlah maha mantra Hare Krishna dan berbahagialah